Tradisi Natal di Berbagai Negara Belahan Dunia

sumberpedia – Tradisi Natal mengandung pesan cinta, sukacita, dan harapan. Bagi umat Kristiani, ini adalah waktu untuk merenungkan kasih Tuhan melalui kelahiran Yesus. Secara universal, Natal juga menjadi momen mempererat hubungan antarindividu, melestarikan budaya, dan berbagi kebahagiaan.

Natal didasarkan pada kisah kelahiran Yesus Kristus yang tercatat dalam Injil Matius dan Lukas. Menurut tradisi, Yesus lahir di Betlehem sekitar 2000 tahun yang lalu. Malaikat memberitahu para gembala tentang kelahiran ini, dan orang-orang Majus datang dari Timur dengan membawa hadiah untuk menghormati bayi Yesus.

Meskipun tanggal pasti kelahiran Yesus tidak diketahui, 25 Desember dipilih oleh Gereja pada abad ke-4. Hal ini kemungkinan untuk menggantikan perayaan pagan Romawi, Saturnalia, yang merayakan titik balik matahari musim dingin (winter solstice).

Tradisi Natal Unik di Belahan Dunia

Filipina: Festival Lampion Raksasa

  • Di kota San Fernando, diadakan Festival Lampion Raksasa (Giant Lantern Festival) pada bulan Desember. Lampion besar yang terbuat dari bambu dan kertas warna-warni dinyalakan dengan lampu untuk menciptakan pola menakjubkan.

Meksiko: Posadas

  • Perayaan Las Posadas berlangsung selama sembilan hari menjelang Natal. Orang-orang melakukan pawai yang menceritakan kembali perjalanan Maria dan Yosef mencari tempat menginap.

Jerman: Pasar Natal (Weihnachtsmarkt)

  • Jerman terkenal dengan pasar Natal tradisional yang menjual kerajinan tangan, makanan khas seperti pretzel, bratwurst, dan minuman hangat seperti glühwein (anggur hangat berempah).

Italia: La Befana

  • Di Italia, seorang penyihir tua bernama La Befana membawa hadiah untuk anak-anak pada tanggal 6 Januari, hari Epifani. Anak-anak yang baik mendapat permen, sementara yang nakal mendapat arang.

Jepang: Makan Ayam Goreng dan Kue Natal

  • Natal bukan hari libur religius utama di Jepang, tetapi dirayakan secara sekuler. Orang Jepang sering memesan ayam goreng dari KFC dan makan kue stroberi krim.

Norwegia: Menyembunyikan Sapu

  • Di Norwegia, banyak keluarga menyembunyikan sapu pada malam Natal. Tradisi ini berasal dari kepercayaan kuno bahwa penyihir dan roh jahat keluar di malam Natal.

Australia: Natal di Pantai

  • Karena Natal jatuh di musim panas, orang Australia sering merayakan Natal di pantai dengan BBQ, bermain kriket, atau berenang.

Islandia: Yule Lads

  • Selama 13 malam sebelum Natal, anak-anak di Islandia mendapatkan hadiah kecil dari Yule Lads, makhluk mirip peri yang berbeda setiap malam. Mereka juga bisa mendapatkan kentang busuk jika nakal.

Venezuela: Skating ke Gereja

  • Di Caracas, Venezuela, orang-orang pergi ke misa Natal pagi dengan roller skate. Jalan-jalan bahkan ditutup untuk mendukung tradisi ini.

Indonesia: Tradisi Lokal

  • Di Papua, Natal dirayakan dengan tarian adat dan masakan khas.
  • Di Manado, ada parade “Kunci Taon” setelah Natal, dengan kostum unik dan musik tradisional.
  • Di Jakarta, komunitas Kristiani merayakan Natal dengan Rabo-Rabo, pawai musik khas Betawi.

Baca Juga : Game Esports