sumberpedia – Sean Combs atau yang dikenal sebagai Puff Daddy atau P Diddy, baru-baru ini menjadi bahan pembicaraan di internet. Berawal dari penggeledahan rumah nya di Los Angeles dan Miami pada hari senin (25/03). Penggeledahan tersebut terkait dengan penyelidikan perdagangan seks oleh otoritas federal di New York.
Tokoh musik Amerika berusia 54 tahun itu telah menjadi subjek sejumlah tuntutan hukum. Termasuk atas tuduhan penyerangan seksual, dalam beberapa bulan terakhir.
Sekitar 1.000 botol baby oil dan pelumas disita dari rumah P Diddy di Miami dan Los Angeles saat digerebek pada bulan Maret.
Secara khusus, ada tiga tuduhan yang diuraikan oleh Distrik Selatan New York (SDNY) dalam dakwaan hukum:
- Konspirasi pemerasan
- Perdagangan seks dengan kekerasan, penipuan, atau paksaan
- Transportasi untuk melakukan prostitusi
Tuduhan Sean ‘Diddy’ Combs
Penyanyi R&B Cassie, mengklaim dalam gugatannya di bulan November, bahwa dirinya diperdagangkan, diperkosa, diberi obat-obatan terlarang, dan dipukuli dengan kejam oleh P Diddy selama 10 tahun.
Pada bulan yang sama juga, Diddy dituntut oleh Joie Dickerson-Neal pada bulan NovemberÂ
yang menuduhnya membius dan melakukan kekerasan seksual terhadapnya saat ia menjadi mahasiswa psikologi di Universitas Syracuse pada bulan Januari 1991. Ia juga menuduhnya merekam serangan tersebut.
Di bulan Mei, seorang mantan model menuduh Diddy melakukan kekerasan seksual terhadapnya di studio rekamannya di New York City pada tahun 2003.
Pada bulan Februari, seorang produser musik menuduh Combs memaksanya untuk mencari pelacur dan menekannya untuk berhubungan seks dengan mereka.
Saat ini Diddy ditahan di Pusat Penahanan Metropolitan, di mana ia akan tinggal hingga persidangannya dimulai.
Tanggal persidangan belum ditetapkan, dan jaksa mengatakan penyelidikan terhadap dugaan kegiatan kriminal Diddy masih berlangsung.
Baca Juga : Twente Imbangin MU