sumberpedia – Sayuri, penyanyi sekaligus penulis Jepang, meninggal dunia karena sakit. Ia meninggal di usia 28 tahun. Beberapa bulan sebelumnya, pada bulan Juli, iaa mengumumkan jeda dari pekerjaannya dengan alasan disfonia fungsional, yaitu suatu kondisi yang memengaruhi suara.
Kondisi ini dapat menyebabkan ketegangan suara, suara serak, atau bahkan kehilangan suara, sehingga menyulitkan mereka yang terkena dampak untuk bernyanyi atau berbicara. Dirinya mengumumkan jeda sementara dari dunia tarik suara untuk fokus pada perawatannya, membuat penggemar berharap kesembuhannya.
Berita duka ini dibagikan di akun resmi sayuri, X oleh suaminya, Ama Arashi (27/09). Ia mengungkapkan bahwa Sayuri meninggal pada tanggal 20 September. Pemakamannya dilakukan secara tertutup dengan hanya dihadiri oleh keluarga dan teman dekat.
さユりに関するお知らせ pic.twitter.com/nmFo9YHUgJ
— 酸欠少女 さユり (@taltalasuka) September 27, 2024
Memulai kariernya di dunia hiburan pada tahun 2010. Ia menjadi bagian dari “About a Voyage” di “My Hero Academia” musim ke-4. Penyanyi tersebut juga mengisi suara “Sekai no Himitsu” musim pertama “Edens Zero”, “Tower of Flower” musim pertama “Lycoris Recoil”. Dirinya menjadi populer berkat anime “Sore wa Chiisana Hikari no Youna” dari Erased.
Ia juga berkontribusi dalam pembuatan soundtrack untuk “Rampo Kitan: Game of Laplace,” “Scum’s Wish,” “Fate/Extra,” “Golden Kamuy,” “My Hero Academia,” dan “Lycoris Recoil.”
Suaranya yang mentah dan emosional sangat disukai penggemar, membuatnya mendapat pengakuan luas sejak debutnya.
Dia menikah dengan Amaarashi, yang merupakan anggota band Misekai, pada bulan Maret.
Beristirahatlah dalam damai. Suara dan bakatmu akan selalu kami rindukan.
Baca Juga : Maggie ‘McGonagall’ Smith Tutup Usia