sumberpedia – Myanmar di hantam gempa bumi dahsyat yang menyebabkan ribuan nyawa menghilang. Gempa dangkal berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Myanmar bagian tengah pada Jumat 28 Maret 2025. Beberapa menit kemudian diikuti oleh gempa susulan berkekuatan 6,7 skala Richter.
Gempa tersebut terasa di seluruh wilayah, dengan guncangan dilaporkan dari India di barat dan Cina di timur, serta Kamboja dan Laos.
Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat di Myanmar mencapai 1.002 orang dan 2.376 orang terluka. Gempa tersebut melanda barat laut kota Sagaing di Myanmar tengah, menyebabkan kerusakan besar di sebagian besar wilayah negara tersebut.
Keadaan darurat telah diumumkan di enam wilayah termasuk Mandalay, kota terbesar kedua di negara itu, yang dekat dengan episentrum dan tempat kerusakan besar telah terlihat.
Jembatan Ava yang melintasi sungai Irawaddy dari Sagaing, dibangun hampir 100 tahun lalu, runtuh ketika Myanmar di hantam gempa bumi dahsyat.
Gempa pertama yang mengguncang myanmar merobohkan bangunan, melukai ratusan orang dan menimbulkan getaran hingga ke Thailand dan Vietnam.
Di negara tetangga Thailand yang juga merasakan gempa. Otoritas kota Bangkok mengatakan sejauh ini enam orang ditemukan tewas, 26 orang terluka dan 47 orang masih hilang. Korban sebagian besar dari lokasi konstruksi dekat pasar Chatuchak yang populer di ibu kota, tempat sebuah gedung tinggi runtuh. Pernyataan sebelumnya mengatakan 10 orang dipastikan tewas dan sekitar 100 orang hilang.
Gempa bumi hari Jumat adalah yang terbesar yang melanda Myanmar dalam lebih dari satu abad. Menurut ahli geologi AS, getarannya cukup kuat untuk merusak bangunan-bangunan di seluruh Bangkok, ratusan mil jauhnya dari pusat gempa.
Baca Juga : Indonesia Hempaskan Bahrain