Kasus Laura Meizani Mawardi Dijemput Paksa

sumberpedia – Kasus Laura Meizani Mawardi dan ibunya, Nikita Mirzani menjadi sorotan publik. Kejadian ini terjadi pada 19 September 2024 di sebuah apartemen di Bintaro, Jakarta Selatan. Laura Meizani Mawardi atau yang lebih dikenal sebagai Lolly akhirnya dijemput paksa oleh sang ibu.

Momen penjemputan tersebut diwarnai dengan kericuhan, di mana Lolly berteriak meminta tolong dan berusaha melawan agar tidak dibawa paksa. Penjemputan ini bukan bagian dari tindakan kepolisian, tetapi inisiatif pribadi Nikita untuk menyelamatkan masa depan putrinya​.

Awal Mula Kasus Laura Meizani Mawardi

Masalah antara Lolly dan Nikita Mirzani berawal dari perseteruan panjang yang sudah berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Hubungan mereka semakin buruk ketika Lolly memutuskan untuk tetap tinggal di Inggris setelah perpisahan Nikita dengan Antonio Dedola, ayah tiri Lolly.

Ketegangan semakin parah setelah perceraian tersebut, di mana Lolly menolak untuk mendukung pernyataan negatif yang diminta Nikita terhadap Antonio di media sosial. Nikita, yang merasa dikhianati, mengancam akan menghentikan biaya pendidikan Lolly di Inggris jika keinginannya tidak dituruti.

Lolly kemudian secara terbuka mengungkapkan beberapa hal yang membuatnya tidak nyaman selama tinggal dengan Nikita. Ia mengaku sering dipaksa untuk melakukan siaran langsung untuk berjualan, dikunci di kamar, dan merasa takut dengan ancaman kekerasan fisik jika ia tidak mengikuti keinginan ibunya. Selain itu, Lolly juga menyatakan bahwa ia tidak pernah merasa leluasa karena harus selalu patuh pada perintah Nikita​.

Konflik semakin memanas ketika Lolly membuka jasa endorsement di media sosial selama ia bersekolah di Inggris tanpa seizin Nikita. Hal ini membuat publik berspekulasi bahwa Nikita tidak membiayai pendidikan Lolly, yang menyebabkan Nikita merasa malu. Nikita meminta Lolly untuk berhenti melakukan endorsement, tetapi Lolly menolak perintah tersebut. Perseteruan ini disorot secara luas di media dan semakin memperuncing hubungan mereka​.

Pada puncak konflik, Nikita melaporkan pacar Lolly, Vadel Badjideh, ke polisi. Vadel dituduh melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur dan memaksa Lolly untuk melakukan dua kali aborsi. Tuduhan ini memperkeruh hubungan mereka, dengan Nikita menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Kesehatan sebagai dasar pelaporan. Lolly tidak tinggal diam, ia pun menyatakan bahwa ibunya tidak benar dalam pelaporan tersebut.

Baca Juga : Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders